DIALEKBORNEO.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat sebanyak 69 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah terbentuk di sejumlah wilayah Kukar. Dari jumlah tersebut, sekitar 38 kelompok masih tercatat aktif menjalankan kegiatan kepariwisataan.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dispar Kukar, Airin Susanti, mengatakan data tersebut dihimpun sejan tahun 2013 dan terus diperbaharui.
“Ini menjadi gambaran mengenai perkembangan kelembagaan masyarakat dalam mendukung kegiatan pariwisata di daerah,” kata Airin, Selasa (15/9/2026).
Airin bilang, keberadaan Pokdarwis tidak hanya dilihat dari status pembentukan kelompok, tetapi juga aktivitas yang dilakukan setelah kelompok tersebut mendapatkan Surat Keputusan (SK).
Pihaknya, sambung dia, memantau aktivitas kelompok melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan destinasi, termasuk gotong royong, pertemuan dan kegiatan lain yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata.
“Setelah dibentuk dan mendapatkan SK, kami lihat dalam beberapa bulan berikutnya apakah ada kegiatan yang dilakukan atau tidak,” ujarnya.
Airin menyebut kondisi setiap Pokdarwis berbeda. Sebagian kelompok tetap menjalankan kegiatan secara aktif, sedangkan kelompok lainnya belum menunjukkan aktivitas secara rutin.
Karena itu, kata dia, Dispar Kukar terus melakukan pembinaan agar keberadaan Pokdarwis tidak hanya sebatas kelembagaan yang tercatat dalam administrasi.
“Yang kami harapkan setelah kelompok terbentuk, mereka benar-benar bergerak dan mempunyai kegiatan di destinasi atau wilayahnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, aktivitas Pokdarwis juga menjadi salah satu gambaran bagi Dispar dalam melihat perkembangan pengelolaan destinasi berbasis masyarakat.
“Pokdarwis ini bagian dari masyarakat yang ikut membantu menggerakkan pariwisata. Jadi aktivitas mereka juga penting untuk terus kami pantau,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan