DIALEKBORNEO.COM – Harga emas di pasar domestik mengalami penurunan signifikan pada Rabu (22/10/2025). Emas Antam tercatat turun menjadi Rp2.541.000 per gram, setelah pekan lalu sempat mencapai rekor tertinggi Rp2,7 juta per gram.
Penurunan ini cukup besar dibandingkan hari sebelumnya, yakni sebesar Rp116 ribu per gram. Tren serupa juga terjadi pada emas UBS dan Galeri24, yang masing-masing turun menjadi Rp2.438.000 dan Rp2.429.000 per gram. Sementara harga emas Antam di situs resmi Logam Mulia anjlok ke Rp2.310.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.487.000.
Menurut Lukman Leong, analis dari Doo Financial Futures, koreksi harga emas ini wajar mengingat kenaikan tajam beberapa waktu terakhir.
“Penurunan ini lebih dipicu aksi ambil untung dan antisipasi pada perundingan dagang China-AS yang dinanti hasil positifnya. Meski turun, harga emas masih lebih tinggi dibanding awal minggu lalu,” ujar Lukman kepada cnnindonesia.com.
Di pasar internasional, harga emas justru bergerak positif. Berdasarkan acuan Commodity Exchange (COMEX), harga naik 1,1 persen ke US$4.113,1 per troy ons, sedangkan perdagangan spot menguat 0,11 persen ke US$4.128,23 per troy ons.
Berikut harga emas terbaru di situs Sahabat Pegadaian:
Emas Antam
0,5 gram: Rp1.326.000
1 gram: Rp2.541.000
2 gram: Rp5.016.000
3 gram: Rp7.497.000
5 gram: Rp12.458.000
10 gram: Rp24.855.000
25 gram: Rp61.999.000
50 gram: Rp123.910.000
100 gram: Rp247.734.000
Emas UBS
1 gram: Rp2.438.000
5 gram: Rp11.954.000
10 gram: Rp23.783.000
50 gram: Rp118.432.000
100 gram: Rp236.769.000
Emas Galeri24
1 gram: Rp2.429.000
5 gram: Rp11.873.000
10 gram: Rp23.682.000
50 gram: Rp118.025.000
100 gram: Rp235.934.000
Penurunan ini menandai periode koreksi pasar emas domestik, meski secara global harga emas masih berada di level tinggi. Analis menyarankan agar investor tetap mencermati perkembangan perdagangan internasional dan kebijakan ekonomi global yang memengaruhi harga logam mulia. (*)
