DIALEKBORNEO.COM– Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia mengalami inflasi sebesar 2,42 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada April 2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut tercermin dari meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“IHK naik dari 108,47 pada April 2025 menjadi 111,09 pada April 2026,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin.Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat inflasi secara bulanan (month-to-month/mtm) pada April 2026 sebesar 0,13 persen.
Kenaikan ini menunjukkan adanya tekanan harga yang relatif terkendali, meskipun tetap terjadi peningkatan pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.
