Pemkab Kukar Dorong Keterlibatan Daerah dalam Pengelolaan Gas Blok Ganal

DIALEKBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya agar penemuan cadangan gas besar di wilayah Blok Ganal tidak hanya menjadi aktivitas eksploitasi semata, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa potensi sumber daya alam tersebut harus berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Pernyataan itu muncul setelah ditemukannya cadangan gas oleh perusahaan energi Eni melalui sumur eksplorasi Geliga-1 di Blok Ganal.

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik gas serta 300 juta barel kondensat, menjadikannya salah satu temuan terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

“Harapan kita, apa yang dihasilkan di Kutai Kartanegara bisa memberi kontribusi sebesar-besarnya untuk masyarakat Kukar,” ujar Aulia, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, potensi besar ini tidak hanya penting bagi ketahanan energi nasional, tetapi juga harus mampu mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Untuk itu, Pemkab Kukar mulai menyiapkan langkah strategis guna memastikan keterlibatan daerah dalam pengelolaan sumber daya tersebut. Salah satu skema yang tengah dikaji adalah Participating Interest (PI) serta peluang kerja sama bisnis langsung dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas.

Aulia mengungkapkan bahwa proses pembahasan terkait hal tersebut telah berjalan dan mendapatkan pendampingan dari SKK Migas guna menemukan formulasi terbaik bagi daerah.

“Kita didampingi oleh SKK Migas untuk mencari skema yang tepat, agar pemerintah daerah bisa mendapatkan bagian, baik melalui PI maupun pengelolaan langsung,” jelasnya.

Ia menilai, keterlibatan daerah dalam sektor energi tidak hanya berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Selain itu, proyek energi berskala besar seperti ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor usaha lokal serta mendukung pembangunan jangka panjang di Kukar.

“Harapan kami, pengelolaan potensi gas ini benar-benar memberi nilai tambah bagi daerah. Tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga membuka peluang kerja dan mendorong kesejahteraan masyarakat Kukar secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait