DIALEKBORNEO.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan beragam pilihan destinasi bagi wisatawan yang datang ke Tenggarong selama pelaksanaan Erau. Wisata sejarah dan budaya menjadi salah satu yang mendapat perhatian dalam strategi promosi.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan keberadaan sejumlah destinasi sejarah menjadi potensi yang dapat dikembangkan bersamaan dengan momentum Erau.
“Jadi setelah mereka mengikuti rangkaian Erau, wisatawan bisa melanjutkan kunjungan ke tempat-tempat yang memberikan gambaran lebih jauh tentang sejarah dan budaya yang ada di Kutai,” ucap Ivan, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, keterkaitan sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara dengan Tenggarong menjadi salah satu kekuatan yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.
Nilai sejarah, sambung dia, membuat kunjungan wisata tidak hanya berfokus pada kegiatan Erau, tetapi juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal perjalanan sejarah daerah.
“Wisatawan bisa melihat langsung bagaimana sejarah Kutai itu berkembang dan keterkaitannya dengan Tenggarong. Jadi ada pengalaman lain yang bisa mereka dapatkan selain mengikuti rangkaian Erau,” katanya.
Selain museum, Dispar Kukar juga melihat potensi kawasan cagar budaya di Tenggarong yang menyimpan sejumlah bangunan dan peninggalan dari masa lalu. Keberadaan kawasan tersebut dinilai dapat menjadi pilihan tambahan bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi sisi lain daerah.
Ia mengatakan beberapa titik di kawasan itu memiliki nilai historis yang dapat dikemas sebagai bagian dari pengalaman berkunjung selama berada di Tenggarong.
“Di kawasan cagar budaya itu ada beberapa bangunan lama yang masih bisa kita lihat sampai sekarang. Itu bisa menjadi bagian dari perjalanan wisata, terutama bagi yang ingin melihat peninggalan masa lalu,” ucapnya.
Menurutnya, keberadaan berbagai peninggalan tersebut dapat memperpanjang aktivitas pengunjung setelah mengikuti agenda utama Erau.
“Harapannya mereka tidak langsung selesai setelah mengikuti acara, tetapi masih punya pilihan untuk mengunjungi titik-titik lain yang ada di Tenggarong,” ungkap Ivan.
Ia menambahkan promosi ini menjadi bagian dari strategi pemasaran Dispar Kukar dalam memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat selama pelaksanaan agenda daerah.
“Momentum seperti ini memang kami manfaatkan untuk memperkenalkan potensi yang ada. Harapannya, orang yang datang tidak hanya mengenal Erau, tetapi juga mengetahui bahwa Tenggarong punya banyak pilihan wisata lainnya,” pungkas Ivan. (*)





Tinggalkan Balasan