Kuliner Khas Kutai Jadi Prioritas Promosi Dispar Kukar Selama Erau

DIALEKBORNEO.COM – Kuliner khas Kutai menjadi pilihan utama yang dipromosikan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selama pelaksanaan Erau.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengungkapkan bahwa wisatawan yang datang ke Tenggarong tidak hanya dikenalkan dengan agenda budaya, tetapi juga diarahkan untuk mengenal ragam kuliner lokal yang menjadi bagian dari kekayaan daerah.

“Yang pasti kami utamakan adalah kuliner yang khas Kutai. Jadi bukan hanya eventnya yang kami promosikan, tetapi wisatawan juga kami beri informasi mengenai apa saja yang bisa mereka nikmati selama berada di sini,” kata Ivan, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, kuliner lokal memiliki nilai tersendiri karena tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga dapat memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada wisatawan.

Setelah kuliner khas Kutai, pihaknya juga membuka ruang promosi bagi usaha kuliner kekinian yang berkembang di sekitar kawasan wisata.

“Untuk kuliner kekinian tetap kami beri ruang, terutama yang memang sudah berkembang dan menjadi pilihan masyarakat maupun wisatawan,” ujar Ivan.

Namun, ia menegaskan tidak seluruh usaha kuliner secara otomatis masuk dalam daftar rekomendasi yang disiapkan Dispar Kukar.

Ivan menjelaskan terdapat sejumlah kriteria yang menjadi pertimbangan, terutama berkaitan dengan tempat usaha dan kenyamanan pengunjung.

Kriteria tersebut antara lain berkaitan dengan ketersediaan ruang makan dan fasilitas bagi pengunjung. Dispar juga melihat kapasitas tempat agar dapat melayani wisatawan yang datang secara berkelompok.

Menurutnya, kondisi tersebut penting karena wisatawan yang datang saat Erau tidak selalu bepergian seorang diri. Sebagian dapat datang bersama keluarga, rombongan maupun komunitas.

“Kami melihat tempat yang memang memungkinkan untuk menerima pengunjung dengan jumlah tertentu, termasuk dari sisi meja, kursi dan ruangannya,” katanya.

Promosi kuliner tersebut nantinya disebarluaskan melalui media sosial sehingga wisatawan dapat memperoleh gambaran mengenai pilihan tempat makan ketika berada di Tenggarong.

“Wisatawan bisa menentukan sendiri tempat yang ingin mereka kunjungi sesuai kebutuhan dan pilihan mereka,” tutup Ivan. (*)

 

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version