DIALEKBORNEO.COM – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi VIII Kalimantan Timur tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Fokus utama yang saat ini dilakukan ialah pemetaan kebutuhan seluruh cabang olahraga (cabor), mulai dari perlengkapan pertandingan, transportasi, hingga akomodasi atlet dan ofisial.
Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD 2026 guna menunjang kesiapan kontingen Kukar pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Sekarang masih tahap expose kebutuhan masing-masing cabor. Semua sedang disusun supaya kebutuhan atlet benar-benar sesuai standar yang mereka gunakan saat bertanding,” ujarnya.
Menurut Dery, estimasi anggaran yang disiapkan berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp17 miliar. Nilai tersebut masih dapat berubah menyesuaikan hasil pemetaan dan usulan kebutuhan dari masing-masing cabang olahraga.
Ia menegaskan pengadaan perlengkapan tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena berpengaruh langsung terhadap performa atlet di arena pertandingan.
“Kalau perlengkapan tidak sesuai spesifikasi atlet, tentu bisa memengaruhi penampilan mereka saat bertanding,” katanya.
Meski alokasi anggaran telah dipersiapkan, Dispora memastikan saat ini belum ada proses pembelian maupun distribusi perlengkapan. Seluruh kebutuhan masih dalam tahap finalisasi bersama tim perencana sebelum nantinya dilaporkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Selain kesiapan teknis, Dispora Kukar juga mulai menyusun skema bonus bagi atlet berprestasi. Usulan pemberian reward tersebut telah diajukan agar masuk dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2027.
“Untuk bonus atlet Porprov sudah kami sampaikan ke TAPD agar masuk dalam perencanaan tahun depan,” jelas Dery.
Sementara itu, sejumlah cabang olahraga di Kukar disebut telah menjalani program latihan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov 2026.
Dispora Kukar pun mengimbau seluruh atlet untuk menjaga kondisi fisik dan konsistensi latihan agar mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi daerah.
“Harapannya atlet tetap fokus menjaga kesehatan dan performa karena waktu menuju Porprov semakin dekat,” tutupnya. (*)
