DIALEKBORNEO.COM – pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Kukar dijadwalkan dilantik di Pendopo Odah Etam Tenggarong pada 18 Juni 2026 mendatang.
Pelantikan tersebut akan dipimpin oleh Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. HM Aswin.
Selain itu, kegiatan juga direncanakan dihadiri Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI yang juga menjabat Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda untuk mengisi diskusi publik dan Simposium.
Sekretaris Jenderal KAHMI Kukar, Wahono, menjelaskan jumlah pengurus yang akan dilantik terdiri atas 52 orang pengurus harian yang meliputi presidium, sekretaris jenderal, bendahara, kepala bidang, wakil sekretaris bidang, dan wakil bendahara. Sementara itu, sebanyak 151 orang lainnya berasal dari unsur departemen.
Selain kepengurusan inti, KAHMI Kukar juga memiliki 31 orang Dewan Penasehat dan 35 orang Dewan Pakar yang akan turut memperkuat organisasi dalam menjalankan program-programnya ke depan.
Kata Wahono, jumlah ini di luar dari pengurus Forhati Kukar.
Wahono berharap seluruh rangkaian pelantikan dapat berjalan lancar. Ia ingin pelantikan ini menjadi momentum bagi pengurus baru untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi maupun pembangunan daerah.
“Harapannya para pengurus yang dilantik mampu berkontribusi bagi kemajuan KAHMI dan Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Andika Abbas, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen.
Ia optimistis seluruh kebutuhan pelaksanaan acara akan rampung sebelum hari pelantikan.
Menurut Andika, pelantikan ini menjadi momentum karena sebelumnya KAHMI dan FORHATI Kukar telah menyelesaikan rapat kerja yang menghasilkan berbagai program strategis untuk lima tahun ke depan.
Ia mengungkapkan, penyusunan program kerja sempat diwarnai diskusi dan perdebatan yang dinamis. Namun, berbagai gagasan yang muncul akhirnya bermuara pada kesamaan visi untuk memperkuat sinergi alumni HMI dalam mendukung pembangunan Kukar.
“Kita ingin memastikan momen pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan titik awal perjuangan dan kontribusi alumni HMI untuk kemajuan Kutai Kartanegara. Oleh karena itu, persiapan detail di lapangan terus kami kejar bersama teman-teman panitia,” kata Andika.
Pelantikan tersebut dijadwalkan dihadiri berbagai tokoh, mulai dari jajaran Presidium MW KAHMI Kalimantan Timur, unsur Forkopimda Kukar, tokoh masyarakat, hingga kader HMI lintas generasi.
Bagi KAHMI dan FORHATI Kukar, pelantikan ini menjadi gerbang awal kepengurusan baru untuk menjalankan program kerja, mengawal pembangunan daerah, serta terus merawat nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di Tanah Kutai.
“Sekarang telah siap 90 persen, kami yakin dengan waktu tersisa persiapan akan rampung 100 persen,” pungkas Andika. (*)
