Pemkab Kukar Dorong Hilirisasi Kratom dan Tanaman Lokal untuk Tingkatkan Nilai Ekonomi

DIALEKBORNEO.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai mendorong penguatan ekonomi daerah melalui program hilirisasi komoditas unggulan lokal. Langkah tersebut difokuskan pada pengembangan industri pengolahan hasil tanaman agar memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian ialah Kratom serta tanaman khas daerah seperti teratai.

Pemerintah daerah menilai potensi kedua komoditas tersebut masih dapat dikembangkan lebih jauh melalui sektor industri pengolahan.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan kratom asal Kukar sejauh ini telah menembus pasar ekspor, khususnya ke India. Namun, produk yang dikirim masih dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonominya belum maksimal.

Menurutnya, melalui program hilirisasi, pemerintah ingin mendorong agar komoditas lokal tidak hanya dijual sebagai bahan baku, tetapi juga diolah menjadi produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Kita ingin potensi daerah ini tidak berhenti di bahan mentah saja, tetapi bisa diolah sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, pengembangan industri pengolahan lokal juga dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing produk daerah di pasar nasional maupun internasional.

Selain kratom, tanaman teratai yang menjadi ciri khas beberapa wilayah di Kukar juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi pengolahan dan industri kreatif.

Pemkab Kukar berharap langkah hilirisasi tersebut dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan sumber daya alam yang dimiliki masyarakat.

Pos terkait