Kongres VII BM PAN Tetapkan Slamet Ariyadi sebagai Ketua Umum DPP

DIALEKBORNEO.COM – Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang berlangsung di Grand Ballroom Marbella Place, Anyer, Banten, pada 10–12 Juli 2026 resmi menetapkan Slamet Ariyadi sebagai Ketua Umum DPP BM PAN periode 2026–2031.

Penetapan tersebut menandai berakhirnya rangkaian Kongres VII BM PAN sekaligus dimulainya estafet kepemimpinan baru di organisasi sayap kepemudaan Partai Amanat Nasional (PAN).

BM PAN dikenal sebagai sayap partai dan organisasi yang memiliki peran strategis dalam membina, mengembangkan, dan mencetak kader-kader muda partai.

Dilansir dari unggahan di akun Instagram resmi PAN, @amanatnasional, partai menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan kepada ketua umum terpilih agar mampu membawa organisasi semakin maju.

“Selamat kepada Saudaraku Slamet Ariyadi atas amanah sebagai Ketua Umum BM PAN Periode 2026–2031 yang ditetapkan dalam Kongres VII BM PAN di Banten,” demikian keterangan yang dikutip, Senin (13/7/2026).

Dalam unggahan tersebut, DPP PAN menaruh harapan kepada Slamet Ariyadi untuk melanjutkan estafet perjuangan dari ketua umum sebelumnya, Sigit Purnomo Syamsuddin Said yang kerap disapa Pasha.

“Semoga kepemimpinan yang baru ini membawa semangat persatuan, melahirkan gagasan-gagasan progresif, serta memperkuat peran Barisan Muda PAN sebagai wadah kaderisasi yang siap mencetak pemimpin masa depan. Selamat mengemban amanah, terus bergerak, mengabdi, dan berkarya untuk Indonesia,” tulis keterangan tersebut.

Slamet Ariyadi merupakan aktivis muda asal Jawa Timur yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi I. Kiprahnya di dunia politik dan kepemudaan menjadi modal penting dalam memimpin BM PAN selama lima tahun ke depan.

Di bawah kepemimpinannya, BM PAN diharapkan semakin aktif melakukan pembinaan kader di seluruh Indonesia, memperluas ruang partisipasi politik bagi generasi muda, serta memperkuat sinergi dengan PAN sebagai partai induk.

Serta mampu melahirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan anak muda, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kepemimpinan, hingga penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional.

Berakhirnya Kongres VII BM PAN sekaligus menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi selama periode 2026–2031. (*)

Pos terkait